Saturday, November 9, 2013
Sorry I Love You
As I follow a long casted shadow
I walk with you into the twilight's darkness.
I take your hand even until then
Just the thought of us being together
Makes me form tears
As much as the cold wind
Winter is coming closer
Little by little the comfort of this distance
The seasons that were supposed to pass is coming
As I watch this year's first snow flower
While being together at this moment
I want to give you everything I have
Hold this heart
I am not the weak one
I love you this much
My heart is still like this
If you are on my side
Even if something happens
I feel like I can do the same
Even after today and till whenever
That we will love each other forever
I pray this
The wind is shaking my window
Even if the dark night awakes
Even if you remember the painful memories
I will erase them all
With that bright smile of yours
With the endlessly falling white snow flowers
This path that we've always walked on
While we don't know if things will change
Dye it with bright light
For whoever's sake I live
I want to do anything for you
I learned that this is what love is
If you knew where that place was
The winter night star would have shined in that place...
Snowflakes eng sub - Park Hyo shin
Plug in Headphone
Saturday, October 19, 2013
Terfaktab - 0.01
Saya masih serius mencintai teman wanita saya manakala teman wanita saya
pula masih serius mahu saya meninggalkannya. Jadi pada suatu malam yang
dingin, di mana suhu hampir mencecah -4 darjah celcius saya pergi
berjumpa dengan teman wanita saya untuk membincangkan hala tuju hubungan
kami.
Kami berjumpa di tepi tasik di pinggir ibu kota. Sengaja saya memilih
tasik sebagai tempat pertemuan untuk membangkitkan mood melankolik dan
drama. Saya duduk di atas sebuah bangku sambil kepala mendongak melihat
bulan. Tidak lama kemudian, teman wanita saya muncul dan kini bulan
sudah menjadi dua.
Dia hanya berseluar jeans dan menyarung baju panas yang saya hadiahkan
padanya dulu. Baju panas itu saya kait sendiri apabila tiada drama
menarik untuk ditonton di tivi. Dengan masih mahu memakainya, itu adalah
satu perkembangan yang bagus untuk cinta kami berdua.
Dia duduk di sebelah sambil tersenyum manis. Saya menyelitkan sekuntum
bunga matahari yang memang saya sengaja bawa untuk mencuri hatinya.
Namun dia tidak memberikan respon yang menunjukkan dia teruja. Mungkin
bunga matahari tidak cukup untuk mencuri hatinya. Mungkin saya perlu
menyelitkan matahari pula, mungkin.
"Jadi bagaimana dengan hubungan kita?", tanya saya dengan tenang sambil menyembunyikan hati yang mula retak.
"Saya kira awak perlu meninggalkan saya, sudah terlalu banyak awak
berduka kerana saya yang selalu berduka", kata teman wanita saya. Sugul.
"Saya tidak mungkin meninggalkan awak ketika awak sedang bersedih,
biarlah saya meninggalkan awak ketika awak sedang gembira dan ketawa
terbahak-bahak. ", balas saya dengan tangkas.
"Awak lebih layak dimiliki seorang gadis yang lebih baik dari saya.", teman wanita saya menundukkan muka.
"Saya jahat, saya jahat! Jadi kita memang sepadan. Dan biarlah kita
menjadi baik bersama-sama", suara saya sedikit tinggi dan mengejutkan
sepasang burung yang sedang bertenggek tidak jauh dari situ. Biarlah
burung itu terbang, andai teman wanita saya juga tidak ikut terbang.
Teman wanita saya tiba-tiba memeluk saya tanpa ada sebarang niat mahu
meniduri saya. Dia memeluk kerana terharu. Saya menepuk-nepuk
belakangnya sambil berkata lembut.
"Pertahankan cinta untuk satu hari lagi, dan berdoa supaya Tuhan pertahankan cinta kita selamanya".
Kami pulang dan mula bertengkar seperti biasa.
Credit to - Brader Leplep & Terfaktab' s Group
Subscribe to:
Posts (Atom)


